Dewasa ini, hidrogen sedang
dipersiapkan sebagai sumber energi baru di beberapa negara maju seperti Amerika
Serikat, Perancis, Jepang, Korea dan China. Ketersediaan sumber energi
fosil yang semakin menipis dan perubahan iklim yang disebabkan oleh pembakaran
bahan bakar fosil mengisyaratkan bahwa calon sumber energi baru haruslah
terbarukan (renewable) dan ramah lingkungan. Inilah yang mendasari
terpilihnya hidrogen sebagai sumber energi baru masa depan di samping sumber
energi lain seperti solar, angin dan biomassa. Hidrogen memang sangat
menjanjikan sebagai sumber energi masa depan karena
1) dihasilkan dari sumber yang
tersedia melimpah di alam yaitu air,
2) ramah lingkungan karena sisa
pembuangannya berupa air,
3) mempunyai densitas energi yang
tinggi
Pemikiran sekarang ini dalam
pengembangan sumber energi ini adalah bagaimana memproduksi hidrogen dalam
jumlah besar, ramah lingkungan, aman dan ekonomis. Proses produksi hidrogen
konvensional utama yang digunakan saat ini adalah steam reforming. Proses ini
memanfaatkan panas yang dihasilkan dari pembakaran gas methane. Pembakaran gas
methane tentu saja menghasilkan gas CO2. Tetapi jika energi nuklir
yang digunakan untuk menyediakan panas, maka tentu saja akan mengurangi jumlah
CO2 yang dihasilkan. Proses produksi hidrogen lain adalah
High Temperature Electrolysis (HTE)
dan thermochemical/ Iodine-Sulfur process (IS).
Kedua proses tersebut membutuhkan panas suhu tinggi untuk memproduksi hidrogen
dan listrik untuk HTE. Jika reaktor nuklir digunakan untuk menyediakan panas
maupun listrik, maka tentu saja proses produksi hidrogen akan menjadi efisien
dan ramah lingkungan.
Sumber:
https://nukers2002.wordpress.com/2009/07/22/reaktor-nuklir-untuk-hidrogen-nuklir/#more-533
Tidak ada komentar:
Posting Komentar