Sabtu, 15 November 2014

Reaktor Nuklir untuk Hidrogen Nuklir



Dewasa ini, hidrogen sedang dipersiapkan sebagai sumber energi baru di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat, Perancis, Jepang, Korea dan China. Ketersediaan sumber energi fosil yang semakin menipis dan perubahan iklim yang disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil mengisyaratkan bahwa calon sumber energi baru haruslah terbarukan (renewable) dan ramah lingkungan. Inilah yang mendasari terpilihnya hidrogen sebagai sumber energi baru masa depan di samping sumber energi lain seperti solar, angin dan biomassa. Hidrogen memang sangat menjanjikan sebagai sumber energi masa depan karena
1) dihasilkan dari sumber yang tersedia melimpah di alam yaitu air,
2) ramah lingkungan karena sisa pembuangannya berupa air,
3) mempunyai densitas energi yang tinggi
Pemikiran sekarang ini dalam pengembangan sumber energi ini adalah bagaimana memproduksi hidrogen dalam jumlah besar, ramah lingkungan, aman dan ekonomis. Proses produksi hidrogen konvensional utama yang digunakan saat ini adalah steam reforming. Proses ini memanfaatkan panas yang dihasilkan dari pembakaran gas methane. Pembakaran gas methane tentu saja menghasilkan gas CO2. Tetapi jika energi nuklir yang digunakan untuk menyediakan panas, maka tentu saja akan mengurangi jumlah CO2 yang dihasilkan. Proses produksi hidrogen lain  adalah High Temperature Electrolysis (HTE) dan thermochemical/ Iodine-Sulfur process (IS). Kedua proses tersebut membutuhkan panas suhu tinggi untuk memproduksi hidrogen dan listrik untuk HTE. Jika reaktor nuklir digunakan untuk menyediakan panas maupun listrik, maka tentu saja proses produksi hidrogen akan menjadi efisien dan ramah lingkungan.
Sumber: https://nukers2002.wordpress.com/2009/07/22/reaktor-nuklir-untuk-hidrogen-nuklir/#more-533

Tidak ada komentar:

Posting Komentar